Penyakit Ginjal Beserta Ciri Cirinya
Penyakit ginjal dikenal sebagai 'silent disease ' karena sering tak ada tanda-tanda peringatan. Jika tak terdeteksi, hal itu hanya akan memperburuk kondisinya dari waktu ke waktu. Bentuk yang lebih kronis penyakit ginjal ialah hilangnya secara progresif fungsi ginjal dalam tubuh selama periode bulan atau tahun. Seringkali, penyakit ini hanya didiagnosis dari hasil dari skrining untuk diketahui berada di tingkat mana risiko tinggi penyakit ginjalnya.
Oleh sebab itu, menjadi penting bila Anda mengetahui tanda-tanda peringatan agar bisa terhindar dari risiko itu. Namun tak perlu cemas, sebab Kanchan Naikawadi, Direktur, Indus Kesehatan Plus (P) Ltd, memberitahu kita tentang berbagai gejala ginjal pada orang dewasa yang tak boleh diabaikan.
Gejala-gejala penyakit ginjal biasanya tak spesifik dan berkaitan dengan gaya hidup, yang bisa menyebabkan orang down atau terpuruk. Umumnya, gejala terkait muncul ketika penyakit sudah parah.
Banyak gejala seperti yang ada di bawah ini bisa dihindari jika pengobatan dimulai pada tahap awal. Bahkan, jika tak ada gejala, bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi, riwayat keluarga penyakit ginjal atau di atas usia 60 harus melakukan skirining karena mereka adalah kelompok-kelompok berisiko tinggi. Seperti dalam kasus penderita diabetes, statistik menunjukkan bahwa sekira 40 persen cenderung mengembangkan penyakit ginjal kronis.
Ciri – ciri orang yang terkena penyakit ginjal juga di alami oleh penderitanya, seperti contohnya.
- Mual dan muntah
- Terjadinya pembengkakan pada kaki dan mata
- Terasa nyeri dan sakit pada saat kencing
- Demam tinggi
- Sering mengeluhkan rasa sakit pada pinggang
- Terkadang kencing di sertai darah
- Sering bangun di tengah tidur nyenyak hanya untuk kencing
- Perubahan warna struktur air seni, dan lain lain.
Macam Macam Penyakit Ginjal :
1. Anuria
Anuria merupakan kegagalan ginjal dalam memproduksi urin. Anuria diakibatkan oleh kurangnya tekanan untuk melakukan filtrasi darah dalam ginjal. Anuria juga bisa muncul akibat radang di glomerulus, yakni organ penyaring darah pada ginjal. Penyempitan arterial efferent oleh hormon epinefrin dan radang menjadi penyebab utama terjadinya penyakit ini.
2. Glikosuria
Penyakit ini ditunjukkan dengan adanya kandungan gula dalam urin. Penyakit ini diakibatkan oleh rusaknya badan malpigi yang bertugas untuk menyaring darah.
3.Albuminaria
Albuminaria merupakan kelainan ginjal yang diakibatkan oleh naiknya tingkat permeabilitas membrane glomerulus. Permeabilitas bisa naik karena adanya luka di membrane glomerulus akibat kenaikan darah, iritasi pada sel-sel ginjal akibat eter, bakteri, logam berat, dan zat lainnya. Penyakit ini bisa diketahui dengan adanya protein albumin pada urin.
4. Hematuria
Hematuria merupakan kondisi dimana urin mengandung sel-sel darah merah. Hematuria juga bisa disebabkan iritasi atau radang pada sel-sel ginjal.
5. Bilirubinaria
Penyakit ini memiliki ciri-ciri zat warna empedu atau bilirubin yang berlebihan pada urin. Kondisi ini bisa diakibatkan adanya penguraian hemoglobin yang berlebihan atau akibat disfungsi hati.
6. Nefritis Glomerulus
Nefritis glomerulus atau radang ginjal umumnya diakibatkan reaksi alergi terhadap racun yang diproduksi bakteri Streptococcus yang bisa menginfeksi bagian tubuh lainnya seperti tenggorokan. Penyakit ini memungkinkan sel-sel darah merah dan protein tercampur dengan urin. Nefritis glomerulus parah bisa menyebabkan gagal ginjal.
7. Pielonefritis
Pielonefritis merupakan radang atau infeksi pada ginjal. Kondisi ini umumnya berawal dari bagian dalam ginjal (pelvis) yang menyebar ke seluruh bagian ginjal. Penyakit ini bisa menyebabkan terjadinya gagal ginjal.
8. Kistitis
Kistitis merupakan radang pada kantung kemih yang disebabkan infeksi bakteri, luka mekanis, atau infeksi bakteri.
9. Nefrosis
Nefrosis adalah bocornya membrane glomerulus yang menyebabkan sejumlah besar protein dalam darah berpindah ke dalam urin. Pindahnya protein ini mengakibatkan air dan natrium menumpuk di tubuh sehingga mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh.
10. Polisistik
Polisistik merupakan kerusakan saluran ginjal yang menyebabkan munculnya kista di sepanjang saluran ginjal. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah akan rusak. Kista yang makin membesar dapat memicu terjadinya gagal ginjal. Gagal ginjal akibat Polisistik ini biasanya terjadi pada usia empat puluh tahun ke atas.
Sumber Artikel :
http://health.okezone.com/read/2013/10/16/486/882293/gejala-gejala-penyakit-ginjal-patut-diwaspadai
http://doktersehat.com/macam-macam-penyakit-dan-kelainan-ginjal/